You are currently viewing Raih Juara II Tingkat Internasional 2025 Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Kuningan Tunjukan Kwalitas

Raih Juara II Tingkat Internasional 2025 Mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Kuningan Tunjukan Kwalitas

Sebuah langkah membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika. Zahra Khairun Nisa, mahasiswi angkatan 2024 berhasil mengharumkan nama Universitas Kuningan dalam ajang bergengsi tingkat Internasional The International Digital Mathematics Game Competition 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Syiah Kuala, Aceh.

Bersama dua rekannya Arie Muhamad Syahrial dan Haikal Jibran Al-Ghiffarry, mahasiswa Fakultas Komputer. Zahra tergabung dalam tim bernama Arithmora, yang sukses meraih Juara II dari total peserta sebanyak ±88 orang. Prestasi ini semakin istimewa mengingat seluruh proses lomba dilakukan secara daring, mulai dari pengembangan game hingga tahap penilaian akhir.

Game yang dikembangkan oleh tim Arithmora berjudul “Harta Karun Angka”, sebuah permainan edukatif berbasis web yang menyasar materi matematika untuk tingkat SMP. Dengan pendekatan interaktif dan visual yang menarik, game ini tidak hanya menguji logika pemain, tetapi juga menanamkan pemahaman konsep secara menyenangkan.

Penilaian lomba dilakukan secara objektif oleh tiga juri independen dari Universitas yang berbeda, memastikan kualitas dan orisinalitas karya para peserta. Hasil akhir menunjukkan bahwa game buatan tim Arithmora berhasil mencuri perhatian dewan juri lewat inovasi dan relevansinya dalam pembelajaran digital.

Zahra Khairun Nisa sendiri menjadi sosok sentral dalam pengembangan ide dan desain konten game. Kemampuannya mengintegrasikan materi ajar dengan elemen permainan digital menjadikan dirinya sebagai representasi mahasiswa pendidikan matematika yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, bahwa matematika dapat dikemas dengan cara yang menyenangkan dan tetap bermakna. Selain itu, keberhasilan Zahra dan tim menunjukkan bahwa kolaborasi, kreativitas, dan penguasaan teknologi merupakan kunci penting dalam menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21